Cara membersihkan Telinga Kucing Kesayangan Anda


Setiap pemilik kucing secara rutin harus memeriksa telinga kucing kesayngan mereka bahkan dibersihkan bila perlu. Dengan demikian, jika terjadi suatu masalah dapat diberikan pengobatan secara cepat.

Beberapa masalah umum yang sering ditemukan pada telinga kucing meliputi;

1. Ear mites

2. Infeksi bakteri

3. Infeksi jamur

4. Kanker

5. Alergi

6. Penumpukan cerumen tau hasil sekresi telinga yang dapat menggangu pendengaran

Pemeriksaan Telinga

Disarankan untuk memeriksa telinga kucing kesayangan anda dimulai dari usia dini sehingga kucing kesayangan Anda menjadi terbiasa. Dalam memeriksa telinga kucing kesayangan anda setidaknya anda dapat mengetahui atau mencari apakah ada kelainan-kelainan pada telinga kucing kesayangana anda. Hal-hal yang mungkin dapat anda temukan selama melakukan pemeriksaan telinga kucing kesayangan anda diantaranya sebagai berikut:

- Hasil sekresi telinga (cerumen)

- Darah

- Bau busuk

- Adanya Benjolan

- Adanya kemerahan disertai peradangan pada telinga

- Kucing terlihat sering menggaruk dan menggelengkan kepala (indikator menderita ear mite)

Jika setelah anda memeriksa telinga kucing kesayngan anda dan anda memndapatkan duatu kelainan yang serirus hendaklah anda segera membawanya ke dokter hewan kepercayaan anda.


Cara Membersihkan Telinga

Membersihkan telinga tidak perlu dilakukan secara rutin, ceremen yang dihasilkan oleh telinga adalah normal. Bisa dikatakan cerumen dapat berfungsi untuk mencegah kotoran atau benda asing masuk lebih jauh kedalam telingga. Namun, jika telinga tidak pernah dibersihkan dan untuk telinga yang memproduksi lilin atau cerumen terlalu banyak. Hal ini justru akan menjadi masalah bagi kucing tersebut.

1)Sebelum membersihkan telinga kucing, tempatkan kucing kesayangan anda pada pangkuan anda atau buat posisi yang nyaman bagi kucing kesayangan anda.

2)Bila perlu setiap membersihkan anda dapat mengaplikasikan beberapa tetes larutan pembersih telinga atau anda bisa menggunakan baby oli, minyak zaitun yang diteteskan pada cotton bud sebelum digunakan.

3)Setelah diteteskan, Pijat pangkal telinga dengan lembut untuk melonggarkan kotoran atau cerumen yang ada dalam telinga.

4)Gunakan cotton bud atau buat bola kapas, kemudiang angkat kotorang yang ada.

5)Beberapa menghindari penggunaan cotton bud pada telinga, dikhawatirkan karenan bentuknya yang kecil dan kapasnya tidak melekat terlalu kuat pada tangkainya. Ditakutkan akan melukai telinga jika tidak digunakan secara hati-hati.

Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemilik hewan kesayangan untuk menghindari masalah pada telinga kucing mereka:

Pililah produk pembersih telinga dan konsultasikan terlebih dahulu ke dokterhewan kepercayaan anda. Jangan sembarangan menggunakan produk manusia di terapkan ke kucing kesayangan anda.

Buat bola kapas dan sumpalkan pada telinga kucing ketika memandikan kucing kesayangan anda guna menghindari masuknya air ke telinga.

Lakukan pemeriksaan rutin untuk telinga kucing hewan kesayangan anda..

Usahakan tidak menggunakan cotton bud ke telinga. jika ada, bisa menggunakan pinset yang dibaluti bola kapas.

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa commentnya, tapi no spam

Subscribe via Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Please Note:

Artikel disitus ini hanyalah ditulis oleh mahasiswa coas kedokteran hewan dan belum ditulis oleh seorang dokter hewan dan tidak boleh dianggap sebagai acuan pengganti untuk tidak berkunjung ke dokter hewan. Atikel yang disediakan hanyalah bersifat informatif.

Selalu biasakan berkonsultasi mengenai masalah kesehatan hewan kesayangan anda pada dokter hewan kepercayaan anda. Tidak ada jaminan terhadap keakuratan dan kesembuhan terhadap saran pengobatan yang dituliskan dalam artikel ini. Jika terdapat keraguan mengenai informasi yang ada, segeralah berkonsultasi kepada dokter hewan.



 

anekaKucing ♣ ♣ ♣ Mamanunes Templates ♣ ♣ ♣ Inspiration: Templates Ipietoon
Ilustration: Gatinhos - tubes by Jazzel (Site desativado)